Nilai-Nilai Spritual dalam Tradisi Tahlil Pasca Hari Raya ‘Idul Fitri di Dusun Lanpelan, Sana Laok, Waru, Pamekasan
(Studi Analisis Perspektif ayat-ayat Sosial)
DOI:
https://doi.org/10.54625/elfurqania.v10i01.7454Abstrak
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa tradisi kegiatan tahlilan pasca idul fitri selama tiga hari dengan bergantian setiap warga sudah berlangsung lama. Tradisi ini pada dasarnya menjadi media untuk saling berbagi, saling mendoakan, mempererat silaturrahmi, dan dalam rangka untuk melestarikan nilai-nilai spritual pada bulan ramadhan. Lebih dari itu, tradisi ini menjadi media dakwah untuk masyarakat. Selain itu, tradisi kegiatan tahlilan dan doa bersama seusai melaksanakan ibadah Sholat Idul Fitri ini merupakan cara yang dilakukan warga Dusun Lanpelan, Sana Laok Pamekasan untuk melestarikan nilai spritual. Nilai-nilai yang terdapat dalam tradisi tersebut tersebut, perspektif ayat-ayat sosial, antara lain adalah adanya semangat bersedekah, bergotong royong, menanamkan sikap solidaritas dan mempertahankan kerukunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan mengambil lokasi Dusun Lanpelan, Sana Laok Waru, Pamekasan. Teknis analisis yang digunakan dalampenelitian ini adalah analisis interaktif,seperti reduksidata, display data, dan kesimpulan. Metode pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kata Kunci: Nilai-nilai, Spritual, Tahlilan, Idul Fitri, Masyarakat##submission.downloads##
Diterbitkan
2024-09-17
Cara Mengutip
Bakir, M. ., & Wijaya, S. . (2024). Nilai-Nilai Spritual dalam Tradisi Tahlil Pasca Hari Raya ‘Idul Fitri di Dusun Lanpelan, Sana Laok, Waru, Pamekasan: (Studi Analisis Perspektif ayat-ayat Sosial). El-Furqania : Jurnal Ushuluddin Dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 10(01). https://doi.org/10.54625/elfurqania.v10i01.7454
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Moh. Bakir, Subur Wijaya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
